Hp 081927065786 Les Privat Baca Tulis Al Quran di Batam (Anak-Anak, Remaja, Dewasa, Orang Tua)
Yayasan Anfa’uhum Linnas
Alamat :
Komp. Ruko Mega Legenda Blok A 3 No. 33 – Batam Center
Telp. 0778 - 7341362
Kontak person : (Bpk. Fauzi - Ketua Yayasan)
Hp 081364121623 Hp 081927065786
Untuk donasi guna mendukung program-program sosial, pendidikan dan keagamaan Yayasan Anfa’uhum Linnas bisa ditransfer via
No. Rekening Bank BRI 1828-01-000025-53-4
Atas nama YAYASAN ANFA’UHUM LINNAS
http://privatmengajibatam.blogspot.co.id/
Yayasan Anfa’uhum Linnas adalah yayasan yang bergerak di bidang sosial, pendidikan dan keagamaan. Yayasan ini adalah untuk kemaslahatan umat yang sebesar-besarnya dan bersifat terbuka kepada siapa saja untuk bergabung menjadi pengurus yayasan. Oleh karena itu yayasan ini sangat mengharapkan segala bentuk dukungan dan partisipasi umat demi kemaslahatan serta mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin.
Selanjutnya Yayasan ini mempunyai program untuk menjadi orang tua asuh bagi saudara-saudara kita yang yatim sehingga mampu melanjutkan pendidikan dan berkehidupan yang layak seperti halnya saudara yang lain. Oleh karena itu untuk merealisasikan program ini kami minta dukungan dari berbagai pihak.
Jadi Yayasan ini bersifat terbuka kepada semua pihak untuk bekerjasama di dalam melaksanakan program selama program atau kegiatan tersebut untuk kemaslahatan ummat ( fastabiqulkhairat ).
Program Yayasan Anfa’uhum Linnas
1. Program Santunan & Berbagi dengan anak Duafa
2. Program Orang tua asuh bagi anak yatim
3. Program Homeschooling qirati Qur’an dengan metode anfa’uhum linnas
خير الناس أنفعهم للناس (khoirunnas anfa'uhum linnas).
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain"
SEBAIK – BAIK MANUSIA Ternyata derajat kemuliaan seseorang dapat dilihat dari sejauh mana diri punya nilai manfaat bagi orang lain. Rasulullah SAW bersabda “Khairunnas anfa’uhum linnas” “Sebaik-baik manusia diantaramu adl yg paling banyak mamfaat bagi orang lain.”
Hadits ini seakan-akan mengatakan bahwa jikalau ingin mengukur sejauh mana derajat kemuliaan akhlak kita maka ukurlah sejauh mana nilai manfaat diri ini? Istilah Emha Ainun Nadjib - tanyakanlah pada diri ini apakah kita ini manusia wajib sunat mubah makruh atau malah manusia haram? Apa itu manusia wajib? Manusia wajib ditandai jikalau keberadan sangat dirindukan sangat bermamfat perilaku membuat hati orang di sekitar tercuri. Tanda-tanda yg nampak dari seorang manusia wajib diantara dia seorang pemalu jarang mengganggu orang lain sehingga orang lain merasa aman darinya. Perilaku keseharian lbh banyak kebaikannya. Ucapan senantiasa terpelihara ia hemat betul kata-kata sehingga lbh banyak berbuat daripada berbicara. Sedikit kesalahan tak suka mencampuri yg bukan urusan dan sangat ni’mat kalau berbuat kebaikan. Hari-hari tak lepas dari menjaga silaturahmi sikap penuh wibawa penyabar selalu berterima kasih penyantun lemah lembut bisa menahan dan mengendalikan diri serta penuh kasih sayang.
Muhammad SAW: “Khoirunnas, anfauhum linnas…”
Einstein: “don’t try to be a man of success, try to be a man of value instead”.
HR. Bukhari Muslim: "Khoirunnas Anfa 'uhum linnas", yang artinya: sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya.
Karena sesungguhnya hidup ini, jiwa raga ini adalah milik umat bukan milik kita secara pribadi “Khairunnas anfa’uhum linnas” “Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaat bagi orang lain”. Tidak sepantasnya seorang mu`min mempunyai sifat egois, karena dunia adalah tempat singgah sementara, dan kehidupan sesungguhnya nanti adalah di akheratnya, dan semoga Jannah adalah tempat kita bersemayam selamanya.
Kalau dunia yang serba menipu ini kita utamakan, maka terlalu naif bagi kita. Apa bedanya dengan mereka yang selalu membanggakan dunia, selalu menuruti hawa nafsu setan. Mengira dunia adalah miliknya, dan tidak mempedulikan kehidupan sesungguhnya di akherat kelak. Dunia ini diberikan kepada mereka dengan mudahnya, karena emang dunia tiada artinya, bagaikan comberan, karena itu Allah memberikan percuma saja kepada mereka, namun sekali-kali tidak akan menikmati kenikmatan surga bagi mereka yang wahn (cinta dunia dan takut mati).
Tiada kebahagian di dunia ini selain berdakwah di jalan Allah, kebahagian yang kita impikan dan diimpikan setiap orang harus dinikmati oleh saudara-saudara kita di manapun berada maka dakwah adalah sarana untuk bersama-sama menuju surganya. Sahabat mari senantiasa setiap detik kita bagikan kebahagian ini untuk saudara-saudara kita. Semoga kita adalah sahabat bagi siapapun bukan menjadi musuh. Katakan pada hati kita ”Aku adalah sahabat setiap orang, maka aku harus bermanfaat kepada mereka”, “Khairunnas anfa’uhum linnas”.
Dalam hadits riwayat Al-Bukhari dari Utsman bin Affan, disebutkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
إِنَّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .
“Sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”
Program home schooling belajar Qur’an.
Kami mendatangkan guru yang profesinal ke rumah-rumah, untuk mengajari baca Al Qu’an dengan methode yang bagus, sehingga tholib bisa membaca Al-Qur’an dengan cepat dan benar. Hal ini meliputi Baca Al-Quran, Tajwid, Tahsin
LEVEL BASIC
Metoda belajar membaca Al-Quran sejak dari dasar dengan metode ANFA’UHUM. Kelas ini ideal bagi pemula dan pada akhir kelas akan memiliki standar kelulusan dapat membaca Al-Quran.
Di kelas Basic dipelajari:
1. Memahami Angka Arab Metode ANFA’UHUM
2. Mengenal Huruf Hijaiyyah Metode ANFA’UHUM
3. Mengenal Tanda Baca
4. Memahami Tajwid sederhana Metode ANFA’UHUM
5. Praktek membaca 6 Surah
LEVEL INTERMEDIATE
Kelas belajar Al-Quran tingkat lanjutan dimana dipelajari tajwid untuk membaca dengan baik, benar dan lancar. Pada akhir kelas akan memiliki standar kelulusan dapat membaca Al-Quran dengan baik, benar dan lancar.
Di kelas Intermediate dipelajari:
1. Memahami Tajweed tambahan
2. Pelancaran membaca surah
3. Praktek membaca 14 Surah
LEVEL ADVANCE
Kelas lanjutan akhir dimana disempurnakan cara membacanya. Pada akhir kelas akan memiliki standar kelulusan kesempurnaan membaca dan khatam Juz Amma.
Di kelas Advance dipelajari:
1. Penyempurnaan pemahaman Tajweed
2. Penyempurnaan membaca surah
3. Praktek membaca 18 surah
PROGRAM PRIVAT MENGAJI ALQUR’AN HOME SCHOLLING BATAM
A. MUKADDIMAH
Modernisasi dan globalisasi yang tengah mendunia secara langsung dan tidak langsung berpengaruh terhadap kualitas keimanan manusia. Kemiskinan spiritual berakibat pada pelbagai pusat eksistensinya,--meminjamistilah Sayyed Hossein Nasr, sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang dilengkapi dengan beragam piranti kekhalifahan di mukabumi, --Tuhan menurunkan rambu-rambu, yang dengannya manusia dapat menempuh jalan lurus yang diridhai-Nya, dan rambu-rambu tersebut terefleksikan melalui ayat-ayat Quraniyah.
Alquran merupakan mukjizat terbesar yang telah diwariskan Nabi Muhammad SAW, kepada kaum muslimin. Al-Quran tidak hanya sekadar sebuah kitab suci yang harus diagungkan, dihormati dan menjadi simbol ajaran Islam, namun lebih dari itu, Al-Quran merupakan petunjuk dan pedoman hidup bagi seluruh manusia yang mengaku dirinya seorang muslim. Al-quran memberikan petunjuk dalam hal akidah, syari'ah dan akhlak dengan meletakkan dasar-dasar prinsipil mengenai berbagai macam persoalan yang dihadapi oleh manusia. Kehadiran Al-Quran juga membuka wawasan manusia agar menyadari jatidiri dan hakekat keberadaan mereka di dunia ini.
Mengingat pentingnya peran Al-Quran bagi kehidupan manusia, maka pengenalan Al-Quran mutlak diperlukan. Mengenalkan Al-Quran bukan hanya dari segi fisik dan aspek sejarah semata, namun yang lebih penting adalah bagaimana kita mampu membaca sekaligus memahami makna yang terkandung dalam butir-butir ayat demi ayat Al-Quran tersebut. Kemampuan membaca dan memahami kandungan maknanya merupakan hal pokok yang semestinya bagi seorang muslim. Di sisi lain, dalam realitas kehidupan masyarakat kita membuktikan masih banyak umat Islam yang belum mampu membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Jangankan untuk memahami ataupun menghayati Al-Quran dengan baik, membacanya pun terkadang bagi sebagian umat Islam masih mengalami kesulitan.
Oleh karena itu, untuk mengatasi kesulitan tersebut Yayasan Anfauhum Linnas Insya Allah dengan senang hati akan membantu memberikan solusi berbagai permasalahan yang berhubungan dengan Al-Quran.
B. APA DAN KENAPA PRIVAT QUR’AN?
Sebuah organisasi sosial keagamaan didirikan dengan misi untuk menghapus Buta Aksara & Buta Bahasa Al-Quran di kalangan masyarakat Batam dan sekitarnya. Merupakan perkumpulan orang-orang yang Cinta Qur’an, baik sebagai pengkaji Al-Qur’an, penghafal Al-Qur’an, pengajar Al-Qur’an, ataupun sekedar penikmat, dan pengagum kitab suci Al-Qur’an.
C. LATAR BELAKANG
Ada dua (2) faktor utama yang melatarbelakangi berdirinya PRIVAT ALQUR’AN Yayasan Anfa’uhum Linnas – Batam.
Pertama, realitas umat Islam banyak yang masih buta huruf Al-Quran. Sehingga sebagai bentuk tanggung jawab moral, kami sebagai pengurus Yayasan Anfa’uhum Linnas tergerak untuk mengajarkan baca tulis dan syiar nilai-nilai Al-Quran kepada masyarakat luas yang membutuhkan.
Kedua, melihat antusias masyarakat yang ingin belajar dan memperdalam Al-Quran tetapi kesulitan menemukan ustadz/guru ngaji yang ahli dan menguasai baca tulis alquran.
D. LANDASAN DASAR
Dari al-Quran Al-Karim
Allah SWT berfirman yang artinya: "Dan sesungguhnya telah kami mudahkan Al-Quran untuk dipelajari maka adakah yang ingin mempelajarinya?". (Qs. Al-Qomar [54]: 17).
Dari Hadits Nabi Muhammad SAW
Dalam kitab Shahihnya, Imam Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Hajjaj bin Minhal dari Syu’bah dari Alqamah bin Martsad dari Sa’ad bin Ubaidah dari Abu Abdirrahman As-Sulami dari Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”
E. TARGET PESERTA
1. Masyarakat umum yang ingin pandai membaca, memahami, atau menghafal Alquran.
2. Bapak dan ibu yang sudah dewasa, termasuk juga anak-anak dan remaja Islam yang belum maksimal dan belum bisa baca alqur’an.
3. Karyawan dan karyawati di kota batam
III. PROGRAM PRIVAT
Menyediakan Tenaga Pengajar Home scholling
Menyediakan Tenaga Tahfidz Home scholling
Melayani Permintaan Privat Al-Qur’an Home scholling
Les Privat Mengaji Yayasan Anfa’uhum Linnas - Batam kini hadir untuk memenuhi kebutuhan umat Muslim dalam membaca Al-Quran, Iqro, Tajwid dan Tahsin. Kami menawarkan Les Privat Mengaji untuk masyarakat Batam yang haus akan ilmu agama dan bagi Anda yang ingin benar-benar memahami dan fasih dalam membaca Al-Quran dengan baik dan benar juga tartil.
Bukan hanya komputer yang menjadi style jaman sekarang ini, mengaji pun demikian, karena mengaji adalah identiknya seorang Muslim. Bagaimana Al-Quran menjadi pedoman jika membacanya pun kita tidak bisa.
Maka dari itu kami Yayasan Anfa’uhum Linnas siap melayani Les Privat Mengaji bagi Masyarakat Batam, yang didukung oleh guru-guru yang mayoritas berasal dari Universitas Islam Negri yang berbasis Pesantren serta Universitas Islam lainnya yang sudah tidak diragukan lagi kemampuan mengajinya, dan kami juga mempunyai metodemengaji dengan metode Qiroati dengan para guru-guru yang telah dinyatakan khatam dan lulus dengan predikat sangat baik dalam mengaji dengan metode Qiroati tersebut.
Selain para guru yang sangat mendukung, kami pun mempunyai cara belajar yang menyenangkan, Friendly dan pastinya tidak membosankan apalagi membuat anda atau putra-putri Anda merasa tegang. Guru Privat Yayasan Anfa’uhum Linnas adalah guru yang sangat berpengalaman dan berkompetensi. Kami akan dating ke rumah Anda dan masyarakat Batam pada umumnya, Bagi Anda yang ingin bergabung silahkan menghubungi kami.
PROGRAM-PROGRAM:
1. KIAT JITU BERSAHABAT DENGAN AL-QURAN
- Cara baca al-Quran dengan khusyuk
- Cara cepat mengkhatamkan al-Quran
- Cara praktis menghafal al-Quran
- Tips bersahabat dengan alQuran
2. CARA CEPAT BISA BACA AL-QURAN
- Menguasai huruf hijaiyyah (dengan kasus sambungnya)
- Menguasai tanda baca
- Menguasai hukum tajwid (panjang pendek, dengung, jelas, dll
Selain kegiatan tersebut di atas, dengan senang hati kami juga siap membantu dan mengajarkan:
• Rukyah
• Tauhid
• Manasik haji dan umrah
Untuk Keterangan Lebih Lengkap & Jelas
Harap Hubungi:
Yayasan Anfa’uhum Linnas
Alamat :
Komp. Ruko Mega Legenda Blok A 3 No. 33 – Batam Center
Telp. 0778 - 7341362
Kontak person : (Bpk. Fauzi - Ketua Yayasan)
Hp 081364121623 Hp 081927065786
Legalitas:
Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI
Nomor AHU-0012718.AH.01.04.Tahun 2015
Untuk donasi guna mendukung program-program sosial, pendidikan dan keagamaan Yayasan Anfa’uhum Linnas bisa ditransfer via
No. Rekening Bank BRI 1828-01-000025-53-4
Atas nama YAYASAN ANFA’UHUM LINNAS
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mengerjakan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri”.
(Q.S. Faathir:29-30).
Keutamaan Belajar dan Mengajarkan Al-quran
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mengerjakan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri”.
(Faathir:29-30).
Dalam kitab Shahihnya, Imam Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Hajjaj bin Minhal dari Syu’bah dari Alqamah bin Martsad dari Sa’ad bin Ubaidah dari Abu Abdirrahman As-Sulami dari Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”
Masih dalam hadits riwayat Al-Bukhari dari Utsman bin Affan, tetapi dalam redaksi yang agak berbeda, disebutkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
إِنَّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .
“Sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”
Dalam dua hadits di atas, terdapat dua amalan yang dapat membuat seorang muslim menjadi yang terbaik di antara saudara-saudaranya sesama muslim lainnya, yaitu belajar Al-Qur`an dan mengajarkan Al-Qur`an. Tentu, baik belajar ataupun mengajar yang dapat membuat seseorang menjadi yang terbaik di sini, tidak bisa lepas dari keutamaan Al-Qur`an itu sendiri. Al-Qur`an adalah kalam Allah, firman-firman-Nya yang diturunkan kepada Nabi-Nya melalui perantara Malaikat Jibril Alaihissalam. Al-Qur`an adalah sumber pertama dan acuan utama dalam ajaran Islam. Karena keutamaan yang tinggi inilah, yang membuat Abu Abdirrahman As-Sulami –salah seorang yang meriwayatkan hadits ini– rela belajar dan mengajarkan Al-Qur`an sejak zaman Utsman bin Affan hingga masa Al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi.
Hadis ini menunjukkan akan keutamaan membaca Alquran. Suatu ketika Sufyan Tsauri ditanya, manakah yang engkau cintai orang yang berperang atau yang membaca Alquran? Ia berkata, membaca Alquran, karena Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya kepada orang lain”. Imam Abu Abdurrahman As-Sulami tetap mengajarkan Alquran selama empat puluh tahun di mesjid agung Kufah disebabkan karena ia telah mendengar hadis ini. Setiap kali ia meriwayatkan hadis ini, selalu berkata: “Inilah yang mendudukkan aku di kursi ini”.
Al Hafiz Ibnu Katsir dalam kitabnya Fadhail Quran halaman 126-127 berkata: [Maksud dari sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkan kepada orang lain” adalah, bahwa ini sifat-sifat orang-orang mukmin yang mengikuti dan meneladani para rasul. Mereka telah menyempurnakan diri sendiri dan menyempurnakan orang lain. Hal itu merupakan gabungan antara manfaat yang terbatas untuk diri mereka dan yang menular kepada orang lain.
DariAbdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda kepadaku: Bacakan Alquran kepadaku. Aku bertanya: Wahai Rasulullah, aku harus membacakan Alquran kepada baginda, sedangkan kepada bagidalah Alquran diturunkan? Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya aku senang bila mendengarkan dari orang selainku. Kemudian aku membaca surat An-Nisa’. Ketika sampai pada ayat yang berbunyi: {Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), jika Kami mendatangkan seorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan engkau (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (umatmu).} Aku angkat kepalaku atau secara mendadak ada seseorang berada di sampingku. Dan ketika aku angkat kepalaku, aku melihat beliau mencucurkan air mata. Sahih Muslim No: 1332
Imam Nawawi berkata [Ada beberapa hal yang dapat dipetik dari hadis ini, di antaranya: sunat hukumnya mendengarkan bacaan Alquran, merenungi, dan menangis ketika mendengarnya, dan sunat hukumnya seseorang meminta kepada orang lain untuk membaca Al Quran agar dia mendengarkannya, dan cara ini lebih mantap untuk memahami dan mentadabburi Al Quran, dibandingkan dengan membaca sendiri].
“Orang yang membaca Al-Qur’an sedangkan dia mahir melakukannya, kelak mendapat tempat di dalam Syurga bersama-sama dengan rasul-rasul yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an, tetapi dia tidak mahir, membacanya tertegun-tegun dan nampak agak berat lidahnya (belum lancar), dia akan mendapat dua pahala.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
“Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an adalah seperti buah Utrujjah yang baunya harum dan rasanya enak. Perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an seperti buah kurma yang tidak berbau sedang rasanya enak dan manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an adalah seperti raihanah yang baunya harum sedang rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti hanzhalah yang tidak berbau sedang rasanya pahit.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
“Sesunggunya Allah swt mengangkat derajat beberapa golongan manusia dengan kalam ini dan merendahkan derajat golongan lainnya.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
“Bacalah Al-Qur’an karena dia akan datang pada hari Kiamat sebagai juru syafaat bagi pembacanya.” (Riwayat Muslim)
“Tidak bisa iri hati, kecuali kepada dua seperti orang: yaitu orang lelaki yang diberi Allah swt pengetahuan tentang Al-Qur’an dan diamalkannya sepanjang malam dan siang; dan orang lelaki yang dianugerahi Allah swt harta, kemudian dia menafkahkannya sepanjang malam dan siang.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
Rasulullah saw bersabda, Allah berfirman: “Barangsiapa disibukkan dengan mengkaji Al-Qur’an dan menyebut nama-Ku, sehingga tidak sempat meminta kepada-KU, maka Aku berikan kepadanya sebaik-baik pemberian yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta. Dan keutamaan kalam Allah atas perkataan lainnya adalah seperti, keutamaan Allah atas makhluk-Nya. (Riwayat Tirmidzi)
“Sesungguhnya orang yang tidak terdapat dalam rongga badannya sesuatu dari Al-Qur’an adalah seperti rumah yang roboh.” (Riwayat Tirmidzi)
“Dikatakan kepada pembaca Al-Qur’an, bacalah dan naiklah serta bacalah dengan tartil seperti engkau membacanya di dunia karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.” (Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’I)
“Barangsiapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkan isinya, Allah memakaikan pada kedua orang tuanya di hari kiamat suatu mahkota yang sinarnya lebih bagus dari pada sinar matahari di rumah-rumah di dunia. Maka bagaimana tanggapanmu terhadap orang yang mengamalkan ini.” (Riwayat Abu Dawud)
Abdul Humaidi Al-Hamani, berkata: “Aku bertanya kepada Sufyan Ath-Thauri, manakah yang lebih engkau sukai, orang yang berperang atau orang yang membaca Al-Qur’an?” Sufyan menjawab: “Membaca Al-Qur’an. Karena Nabi saw bersabda. ‘Orang yang terbaik di antara kamu adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
Maksud dari belajar Al-Qur`an di sini, yaitu mempelajari cara membaca Al-Qur`an. Bukan mempelajari tafsir Al-Qur`an, asbabun nuzulnya, nasikh mansukhnya, balaghahnya, atau ilmu-ilmu lain dalam ulumul Qur`an. Meskipun ilmu-ilmu Al-Qur`an ini juga penting dipelajari, namun hadits ini menyebutkan bahwa mempelajari Al-Qur`an adalah lebih utama. Mempelajari Al-Qur`an adalah belajar membaca Al-Qur`an dengan disertai hukum tajwidnya, agar dapat membaca Al-Qur`an secara tartil dan benar seperti ketika Al-Qur`an diturunkan. Karena Allah dan Rasul-Nya sangat menyukai seorang muslim yang pandai membaca Al-Qur`an. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ . (متفق عليه)
“Orang yang pandai membaca Al-Qur`an, dia bersama para malaikat yang mulia dan patuh. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur`an dengan terbata-bata dan berat melafalkannya, maka dia mendapat dua pahala.” (Muttafaq Alaih)
Dan dalam Al-Qur`an disebutkan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk membaca Al-Qur`an dengan tartil,
ورتل القرءان ترتيلا . (المزمل : (4)
“Dan bacalah Al-Qur`an dengan setartil-tartilnya.” (Al-Muzzammil: 4)
Adapun maksud dari mengajarkan Al-Qur`an, yaitu mengajari orang lain cara membaca Al-Qur`an yang benar berdasarkan hukum tajwid. Sekiranya mengajarkan ilmu-ilmu lain secara umum atau menyampaikan sebagian ilmu yang dimiliki kepada orang lain adalah perbuatan mulia dan mendapatkan pahala dari Allah, tentu mengajarkan Al-Qur`an lebih utama. Bahkan ketika Sufyan Ats-Tsauri ditanya, mana yang lebih utama antara berjihad di jalan Allah dan mengajarkan Al-Qur`an, dia mengatakan bahwa mengajarkan Al-Qur`an lebih utama. Ats-Tsauri mendasarkan pendapatnya pada hadits ini.
Namun demikian, meskipun orang yang belajar Al-Qur`an adalah sebaik-baik orang muslim dan mengajarkan Al-Qur`an kepada orang lain juga sebaik-baik orang muslim, tentu akan lebih baik dan utama lagi jika orang tersebut menggabungkan keduanya. Maksudnya, orang tersebut belajar cara membaca Al-Qur`an sekaligus mengajarkan kepada orang lain apa yang telah dipelajarinya. Dan, dari hadits ini juga dapat dipahami, bahwa orang yang mengajar Al-Qur`an harus mengalami fase belajar terlebih dahulu. Dia harus sudah pernah belajar membaca Al-Qur`an sebelumnya. Sebab, orang yang belum pernah belajar membaca Al-Qur`an, tetapi dia berani mengajarkan Al-Qur`an kepada orang lain, maka apa yang diajarkannya akan banyak kesalahannya. Karena dia mengajarkan sesuatu yang tidak dia kuasai ilmunya
Created & Supported by
Mr MOMON
http://momoncomputer.blogspot.com/
Privat ngaji batam, privat al quran batam, belajar ngaji batam, belajar al quran batam, santunan dhuafa batam, dhuafa batam, orang tua asuh batam, bantuan yatim batam, dhuafa batam, ngaji batam, al quran batam, qiroati batam, pengajian batam, kajian batam, ustadz batam, ustadzah batam, kyai batam, buya batam, islam batam, sedekah batam, moslem batam, muallaf batam, belajar batam, privat batam, home schooling batam, santri, santriwan, santriwati, TPQ, TPA, ngaji batam, mengaji batam, al quran batam, qiroati batam, batam, barelang, trans barelang, kepri, kepulauan riau, Indonesia, asia, asian, asean, pesantren, pesantren kilat, Halal, gratis, bayar, berbayar, free, professional, pekerjaan, profesi, uang, duit, honor, membaca, bacaan, tajwid, tajweed, belajar, pengajar, pintar, pandai,
Lelang amal jariyah, infak, infaq, shodaqoh, sedekah, zakat, wakaf, pembangunan masjid, pembangunan Masjid, masjid batam, Masjid batam, muslim, Moslem, panitia pembangunan Masjid batam, panitia pembangunan masjid batam, medio raya, tembesi, trans barelang, kepri, kepulauan riau, Indonesia, asia, asian, muallaf, muslimah, sholeh, sholehan, kurban, qurban, hijab, jilbab, muslimah, amal jariyah, masjid batam, batam mosque, musholla batam, langgar batam, mesjid batam, infak, infaq, shodaqoh, sedekah, zakat, wakaf, bantuan, donasi, donator, belajar, pengajar, guru, musala, mushalla, musola, Moslem, tembesi, pembangunan, mesjid, amal ibadah, sumbangan, Waqaf, mushola, muallaf, ustadz, ustadzah, kyai, bimbingan, agama, dien, muslimah, annisa, kiblat, pengajian, halaqoh, ta’aruf, doa, mustajab, social, sosial, asia, asian, brain, himpunan, forum, penggemar, persaudaraan, ukhuwah, islamiyah, hafiz, al-Qur’an, Hadits, malaikat, tuhan, angel, god, penghijauan, global, warming, pemanasan, melayu, malay, orang, wong, jowo, jawa, keturunan, asli, tobat, taubat, ikhtiar, usaha, rumah ibadah, tempat ibadah, pray, prayer, merdeka, freedom, top, jempol, jempoler, suka, keislaman, silaturahmi, forum, kajian, tafsir, arab, Arabic, asia, asian, Singapore, singapura, Malaysia, Malaysian, malay, melayu, Singaporean, muslimah, sorban, impian, mimpi, cita-cita, angan-angan, ustadz, ustadzah, waralaba, franchise, untung, rugi, bisnis, dermawan, hartawan, murah hati, rakyat, masyarakat, halal, batam, mosque, musholla, langgar, surau, masjid, zakat, infak, infaq, shodaqoh, sedekah, mushala, muslim, Islam, barelang, kepri, kepulauan riau, wakaf, amal jariyah, Mesjid, bansos, bantuan sosial, fitri, fitrah, kurban, qurban, Idhul Adha, Idhul Fitri, Fitrah,Tips, Alasan, Trik, Ide, Cara, Prinsip, Fakta, Rahasia, Strategi,
Tengoklah kembali perjalanan Anda saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya. Potensial pilihan Anda begitu melimpah, keputusan Anda dapat saja merubah hidup Anda secara dramatis dalam waktu singkat. Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.
Tampilkan postingan dengan label barelang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label barelang. Tampilkan semua postingan
Selasa, 24 November 2015
Hp 081927065786 Les Privat Baca Tulis Al Quran di Batam (Anak-Anak, Remaja, Dewasa, Orang Tua)
Label:
al quran batam,
barelang,
batam,
home schooling batam,
kepri,
kepulauan riau,
mengaji batam,
ngaji batam,
qiroati batam,
santri,
santriwan,
santriwati,
TPA,
TPQ,
trans barelang
Sabtu, 27 Oktober 2012
Gurindam 12 - Raja Ali Haji
Gurindam 12 - Raja Ali Haji
Gurindam I
Ini gurindam pasal
yang pertama
Barang siapa tiada
memegang agama,
sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.
Barang siapa mengenal yang empat,
maka ia itulah orang ma'rifat
Barang siapa mengenal Allah,
suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.
Barang siapa mengenal diri,
maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari.
Barang siapa mengenal dunia,
tahulah ia barang yang terpedaya.
Barang siapa mengenal akhirat,
tahulah ia dunia mudarat.
sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.
Barang siapa mengenal yang empat,
maka ia itulah orang ma'rifat
Barang siapa mengenal Allah,
suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.
Barang siapa mengenal diri,
maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari.
Barang siapa mengenal dunia,
tahulah ia barang yang terpedaya.
Barang siapa mengenal akhirat,
tahulah ia dunia mudarat.
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Gurindam II
Ini gurindam pasal
yang kedua
Barang siapa mengenal
yang tersebut,
tahulah ia makna takut.
Barang siapa meninggalkan sembahyang,
seperti rumah tiada bertiang.
Barang siapa meninggalkan puasa,
tidaklah mendapat dua temasya.
Barang siapa meninggalkan zakat,
tiadalah hartanya beroleh berkat.
Barang siapa meninggalkan haji,
tiadalah ia menyempurnakan janji.
tahulah ia makna takut.
Barang siapa meninggalkan sembahyang,
seperti rumah tiada bertiang.
Barang siapa meninggalkan puasa,
tidaklah mendapat dua temasya.
Barang siapa meninggalkan zakat,
tiadalah hartanya beroleh berkat.
Barang siapa meninggalkan haji,
tiadalah ia menyempurnakan janji.
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Gurindam III
Ini gurindam pasal yang ketiga:
Apabila terpelihara
mata,
sedikitlah cita-cita.
Apabila terpelihara kuping,
khabar yang jahat tiadalah damping.
Apabila terpelihara lidah,
nescaya dapat daripadanya faedah.
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
daripada segala berat dan ringan.
Apabila perut terlalu penuh,
keluarlah fi'il yang tiada senonoh.
Anggota tengah hendaklah ingat,
di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan kaki,
daripada berjalan yang membawa rugi.
sedikitlah cita-cita.
Apabila terpelihara kuping,
khabar yang jahat tiadalah damping.
Apabila terpelihara lidah,
nescaya dapat daripadanya faedah.
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
daripada segala berat dan ringan.
Apabila perut terlalu penuh,
keluarlah fi'il yang tiada senonoh.
Anggota tengah hendaklah ingat,
di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan kaki,
daripada berjalan yang membawa rugi.
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Gurindam IV
Ini gurindam pasal yang keempat:
Hati kerajaan di dalam
tubuh,
jikalau zalim segala anggota pun roboh.
Apabila dengki sudah bertanah,
datanglah daripadanya beberapa anak panah.
Mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
di situlah banyak orang yang tergelincir.
Pekerjaan marah jangan dibela,
nanti hilang akal di kepala.
Jika sedikitpun berbuat bohong,
boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.
Tanda orang yang amat celaka,
aib dirinya tiada ia sangka.
Bakhil jangan diberi singgah,
itupun perampok yang amat gagah.
Barang siapa yang sudah besar,
janganlah kelakuannya membuat kasar.
Barang siapa perkataan kotor,
mulutnya itu umpama ketur.
Di mana tahu salah diri,
jika tidak orang lain yang berperi.
jikalau zalim segala anggota pun roboh.
Apabila dengki sudah bertanah,
datanglah daripadanya beberapa anak panah.
Mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
di situlah banyak orang yang tergelincir.
Pekerjaan marah jangan dibela,
nanti hilang akal di kepala.
Jika sedikitpun berbuat bohong,
boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.
Tanda orang yang amat celaka,
aib dirinya tiada ia sangka.
Bakhil jangan diberi singgah,
itupun perampok yang amat gagah.
Barang siapa yang sudah besar,
janganlah kelakuannya membuat kasar.
Barang siapa perkataan kotor,
mulutnya itu umpama ketur.
Di mana tahu salah diri,
jika tidak orang lain yang berperi.
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Gurindam V
Ini gurindam pasal yang kelima:
Jika hendak mengenal
orang berbangsa,
lihat kepada budi dan bahasa,
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
sangat memeliharakan yang sia-sia.
Jika hendak mengenal orang mulia,
lihatlah kepada kelakuan dia.
Jika hendak mengenal orang yang berilmu,
bertanya dan belajar tiadalah jemu.
Jika hendak mengenal orang yang berakal,
di dalam dunia mengambil bekal.
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.
lihat kepada budi dan bahasa,
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
sangat memeliharakan yang sia-sia.
Jika hendak mengenal orang mulia,
lihatlah kepada kelakuan dia.
Jika hendak mengenal orang yang berilmu,
bertanya dan belajar tiadalah jemu.
Jika hendak mengenal orang yang berakal,
di dalam dunia mengambil bekal.
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Gurindam VI
Ini gurindam pasal yang keenam:
Cahari olehmu akan
sahabat,
yang boleh dijadikan obat.
Cahari olehmu akan guru,
yang boleh tahukan tiap seteru.
Cahari olehmu akan isteri,
yang boleh menyerahkan diri.
Cahari olehmu akan kawan,
pilih segala orang yang setiawan.
Cahari olehmu akan abdi,
yang ada baik sedikit budi,
yang boleh dijadikan obat.
Cahari olehmu akan guru,
yang boleh tahukan tiap seteru.
Cahari olehmu akan isteri,
yang boleh menyerahkan diri.
Cahari olehmu akan kawan,
pilih segala orang yang setiawan.
Cahari olehmu akan abdi,
yang ada baik sedikit budi,
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Gurindam VII
Ini Gurindam pasal yang ketujuh:
Apabila banyak
berkata-kata,
di situlah jalan masuk dusta.
Apabila banyak berlebih-lebihan suka,
itulah tanda hampir duka.
Apabila kita kurang siasat,
itulah tanda pekerjaan hendak sesat.
Apabila anak tidak dilatih,
jika besar bapanya letih.
Apabila banyak mencela orang,
itulah tanda dirinya kurang.
Apabila orang yang banyak tidur,
sia-sia sahajalah umur.
Apabila mendengar akan khabar,
menerimanya itu hendaklah sabar.
Apabila menengar akan aduan,
membicarakannya itu hendaklah cemburuan.
Apabila perkataan yang lemah-lembut,
lekaslah segala orang mengikut.
Apabila perkataan yang amat kasar,
lekaslah orang sekalian gusar.
Apabila pekerjaan yang amat benar,
tidak boleh orang berbuat onar.
di situlah jalan masuk dusta.
Apabila banyak berlebih-lebihan suka,
itulah tanda hampir duka.
Apabila kita kurang siasat,
itulah tanda pekerjaan hendak sesat.
Apabila anak tidak dilatih,
jika besar bapanya letih.
Apabila banyak mencela orang,
itulah tanda dirinya kurang.
Apabila orang yang banyak tidur,
sia-sia sahajalah umur.
Apabila mendengar akan khabar,
menerimanya itu hendaklah sabar.
Apabila menengar akan aduan,
membicarakannya itu hendaklah cemburuan.
Apabila perkataan yang lemah-lembut,
lekaslah segala orang mengikut.
Apabila perkataan yang amat kasar,
lekaslah orang sekalian gusar.
Apabila pekerjaan yang amat benar,
tidak boleh orang berbuat onar.
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Gurindam VIII
Ini gurindam pasal yang kedelapan:
Barang siapa khianat
akan dirinya,
apalagi kepada lainnya.
Kepada dirinya ia aniaya,
orang itu jangan engkau percaya.
Lidah yang suka membenarkan dirinya,
daripada yang lain dapat kesalahannya.
Daripada memuji diri hendaklah sabar,
biar pada orang datangnya khabar.
Orang yang suka menampakkan jasa,
setengah daripada syirik mengaku kuasa.
Kejahatan diri sembunyikan,
kebaikan diri diamkan.
Keaiban orang jangan dibuka,
keaiban diri hendaklah sangka.
apalagi kepada lainnya.
Kepada dirinya ia aniaya,
orang itu jangan engkau percaya.
Lidah yang suka membenarkan dirinya,
daripada yang lain dapat kesalahannya.
Daripada memuji diri hendaklah sabar,
biar pada orang datangnya khabar.
Orang yang suka menampakkan jasa,
setengah daripada syirik mengaku kuasa.
Kejahatan diri sembunyikan,
kebaikan diri diamkan.
Keaiban orang jangan dibuka,
keaiban diri hendaklah sangka.
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Gurindam IX
Ini gurindam pasal yang kesembilan:
Tahu pekerjaan tak
baik,
tetapi dikerjakan,
bukannya manusia yaituiah syaitan.
Kejahatan seorang perempuan tua,
itulah iblis punya penggawa.
Kepada segaia hamba-hamba raja,
di situlah syaitan tempatnya manja.
Kebanyakan orang yang muda-muda,
di situlah syaitan tempat berkuda.
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan,
di situlah syaitan punya jamuan.
Adapun orang tua yang hemat,
syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru,
dengan syaitan jadi berseteru.
tetapi dikerjakan,
bukannya manusia yaituiah syaitan.
Kejahatan seorang perempuan tua,
itulah iblis punya penggawa.
Kepada segaia hamba-hamba raja,
di situlah syaitan tempatnya manja.
Kebanyakan orang yang muda-muda,
di situlah syaitan tempat berkuda.
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan,
di situlah syaitan punya jamuan.
Adapun orang tua yang hemat,
syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru,
dengan syaitan jadi berseteru.
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Gurindam X
Ini gurindam pasal yang kesepuluh:
Dengan bapak jangan
durhaka
supaya Allah tidak murka.
Dengan ibu hendaklah hormat
supaya badan dapat selamat.
Dengan anak janganlah lalai
supaya dapat naik ke tengah balai.
Dengan istri dan gundik janganlah alpa
supaya kemaluan jangan menerpa.
Dengan kawan hendaklah adil
supaya tangannya jadi kapil.
supaya Allah tidak murka.
Dengan ibu hendaklah hormat
supaya badan dapat selamat.
Dengan anak janganlah lalai
supaya dapat naik ke tengah balai.
Dengan istri dan gundik janganlah alpa
supaya kemaluan jangan menerpa.
Dengan kawan hendaklah adil
supaya tangannya jadi kapil.
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Gurindam XI
Ini gurindam pasal yang kesebelas:
Hendaklah berjasa,
kepada yang sebangsa.
Hendaklah jadi kepala,
buang perangai yang cela.
Hendaklah memegang amanat,
buanglah khianat.
Hendak marah,
dahulukan hujjah.
Hendak dimalui,
jangan memalui.
Hendak ramai,
murahkan perangai.
kepada yang sebangsa.
Hendaklah jadi kepala,
buang perangai yang cela.
Hendaklah memegang amanat,
buanglah khianat.
Hendak marah,
dahulukan hujjah.
Hendak dimalui,
jangan memalui.
Hendak ramai,
murahkan perangai.
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Gurindam XII
Ini gurindam pasal yang keduabelas:
Raja mufakat dengan menteri,
seperti kebun berpagarkan duri.
Betul hati kepada raja,
tanda jadi sebarang kerja.
Hukum adil atas rakyat,
tanda raja beroleh inayat.
Kasihkan orang yang berilmu,
tanda rahmat atas dirimu.
Hormat akan orang yang pandai,
tanda mengenal kasa dan cindai.
Ingatkan dirinya mati,
itulah asal berbuat bakti.
Akhirat itu terlalu nyata,
kepada hati yang tidak buta.
(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)
Label:
amal jariyah,
barelang,
batam,
Islam,
kepri,
kepulauan riau,
masjid,
mosque,
Musalla Nur Asasi,
musholla,
sedekah,
Sekolah Dasar Negeri 014 Sagulung,
Sekolah Negeri,
Tempat Ibadah
Minggu, 25 September 2011
AJAKAN BERAMAL IBADAH UNTUK PEMBANGUNAN MASJID / MUSHOLLA MEDIO RAYA - TEMBESI – TRANS BARELANG - BATAM

PANITIA PEMBANGUNAN MASJID / MUSHOLLA MEDIO RAYA - TEMBESI – TRANS BARELANG - BATAM
MUSHOLLA AL-MUTAQQIN
Sekretariat : Musholla Al-Muttawin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia
Hp. +6281377744845 Fax +62778 - 391515
Mengajak Kaum Muslimin Membangun, Meramaikan Dan Memakmurkan Masjid / Musholla Medio Raya – Trans Barelang – Pulau Batam – Indonesia
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindungan-Nya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang diberi hidayah-NYA, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah, tidak ada sesuatu pula yang mampu menolongnya. Subhanallahi walhamdulillahi walaa ilaha illallah wallahu akbar.
Sholawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah menyampaikan risalah-Nya, memberi nasehat dan membawa umat menuju kesempurnaan hidup lahir batin, dunia akhirat. Kita berharap termasuk umatnya yang mendapat syafa’at Beliau, nanti di Yaumil Akhir. Amin
Bersama ini kami sampaikan proposal singkat ke hadapan Bapak dan Ibu, dengan maksud sebagai media untuk menjelaskan rencana pembangunan Musholla/Masjid Al Muttaqin di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Tentunya kami berharap, partisipasi nyata berupa dukungan moril dan materiil, sebagai salah satu waqaf, infaq dan sodaqah jariyah bagi Bapak dan Ibu. Kami berdo’a, semoga keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan dan Insya Allah Bapak dan Ibu termasuk golongan orang-orang yang sesuai dengan hadits Nabi yaitu: orang-orang yang akan dibangunkan sebuah istana di surga-Nya Allah, karena telah membangun rumah Allah di muka bumi ini. Amiin Yaa Rabbal’alamin.
Billahittaufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
1. PENDAHULUAN
Barangsiapa mendirikan karena Allah sesuatu Masjid, niscaya Allah mendirikan untuknya seperti yang ia Telah dirikan itu, di dalam Surga (HR. Bukhori dan Muslim)
Masjid berarti tempat untuk bersujud. Secara terminologis Masjid juga dapat diartikan sebagai tempat beribadah umat Islam, khususnya dalam melaksanakan sholat. Masjid sering disebut dengan Baitullah (rumah Allah), yaitu rumah yang dibangun untuk mengabdi kepada Allah, karena itu setiap Masjid yang dibangun adalah diperuntukkan bagi kaum muslimin supaya dipergunakan sebagai sarana mengabdi kepada Allah.
Meskipun fungsi utamanya sebagai tempat untuk menegakkan sholat, khususnya sholat berjama’ah, namun Masjid dapat dipergunakan untuk kegiatan lainnya. Di masa Rasulullah, Masjid selain dipergunakan untuk sholat juga untuk kepentingan sosial. Loka karya idarah Masjid di Jakarta pada tahun 1974 telah merumuskan pengertian istilah Masjid sebagai berikut:
“Masjid ialah tempat untuk beribadah kepada Allah semata dan sebagai
pusat kebudayaan Islam”.
Pengertian tersebut memberikan warna tersendiri bagi umat Islam pada masa sekarang. Maka tidaklah mengherankan apabila kita temui Masjid yang telah dikelola dengan baik, terawat kebersihan, kesehatan dan keindahannya, terorganisir dengan management yang baik serta dilengkapi dengan sarana pelayanan masyarakat seperti: kantor sekretariat, ruang serba guna, Majelis Ta’lim, Tempat Kegiatan Remaja Masjid, Toko, Taman Pendidikan Al Quraan (TPA), Perpustakaan dan lain sebagainya.
Manusia diciptakan Alloh SWT agar menjadi umat yang taat dan ber-amal ibadah kepada-Nya. Salah satu cara untuk taat dan terus menerus menyembah Alloh SWT tanpa kesyirikan adalah melakukan ibadah secara ikhlas. Ibadah dapat menjadi tolok ukur dan penilaian kualitas seseorang untuk mendapat predikat muslim. Sesuai dengan janji Alloh SWT bahwa setiap muslim yang taat dan selalu beribadah akan ditempatkan dalam surga di akherat kelak.
Untuk menjalankan amalan ibadah tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan sarananya berupa pembangunan masjid atau musholla. Musholla merupakan sarana ibadah yang cukup efektif karena ditempat suci inilah umat Islam dapat menjalankan ibadah secara berjamaah. Musholla juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat ukuwah Islamiyah dan menjadi sarana pergaulan sosial antar muslim. Mengingat pentingnya fungsi musholla/masjid, maka pembangunan dan keberadaannya sangat dibutuhkan bagi setiap warga muslim. Adanya sarana ibadah dapat menjadi tanda bahwa kehidupan beragama di pemukiman tertentu adalah sehat dan berdenyut.
Mengingat pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, maka kami warga Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam bermaksud untuk mendirikan tempat peribadatan dengan nama Musholla “Al Muttaqin” beserta sarana pendukung kegiatannya, khususnya Taman Pendidikan Al Quraan (TPA) / PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).
Keberadaan musholla sangat dinantikan oleh keluarga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Dalam jangka pendek, pembangunan musholla diharapkan dapat menjadi sarana bersama bagi seluruh warga muslim untuk melakukan ibadah terutama sholat secara berjamaah. Dalam jangka menengah, keberadaannya dapat menjadi sarana untuk menjalankan ibadah-ibadah yang lain, misalnya untuk pengajian keluarga muslim dan pengembangan Taman Pendidikan Al-Qur’an. Dalam jangka panjang, keberadaan musholla akan dikembangkan menjadi masjid besar dengan berbagai sarana pelengkap yang memadai sebagai penunjangnya, yang diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama antar warga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
Saat ini kami terus berupaya mengembangkan kegiatan pendidikan dan da'wah. Alhamdulillah kegiatan tersebut mulai berjalan dengan baik dan teratur, meskipun Tempat Pendidikan Alqur'an (TPA) / PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) untuk anak - anak dan kegiatan Majelis Ta’lim untuk Bapak-Bapak serta Majelis Ta’lim untuk Ibu-Ibu untuk sementara waktu menumpang di rumah salah satu warga, sedangkan kegiatan Remaja Masjid masih berupa wacana dikarenakan bangunan masjid / musholla sebagai tempat berkumpul dan berkegiatan belum siap konstruksi bangunannya.
Kegiatan Ibadah, Pendidikan dan Da'wah akan menjadi lebih sempurna jika pembangunan Musholla Al Mutaqqin tersebut dapat terealisasi.
Saat ini bangunan musholla baru saja berdiri ala kadarnya dengan sumber dana terbatas dari keikhlasan dan tekad bulat untuk beramal jariyah masyarakat muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam untuk pembangunan sarana ibadah tersebut, yang dibangun secara bergotong royong - saling bahu membahu tak kenal lelah oleh masyarakat yang mulai dikerjakan sejak hari Minggu / Ahad tanggal 25 Juli 2010.
Musholla direncanakan didirikan di atas tanah / lahan yang disediakan oleh PT.Widyacipta Fortuna sebagai developer/pengembang perumahan Medio Raya yang berfungsi sebagai fasilitas umum dan sosial seluas 11 X 20 M2. Warga muslim perumahan Medio Raya berharap agar sarana tersebut dapat segera berdiri tempat ibadah yang dapat digunakan bersama-sama terutama saat menjelang bulan Ramadhan. Konsekuensi dari harapan tersebut harus didukung oleh kemampuan finansial agar bangunan musholla dapat terwujud dengan lancar.
Semoga niat luhur dan mulia dari warga muslim ber-amal untuk pembangunan musholla dapat bernilai ibadah. Keinginan ini sekaligus untuk menciptakan suasana kehidupan beragama Islam yang harmonis khususnya di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam yang relatif baru dan berkembang cukup cepat.
Bilamana anda berniat untuk menyisihkan sebagian rezeki anda untuk berpartisipasi atau beramal dalam pembangunan musholla ini, silahkan anda baca selengkapnya proposal pembangunan Musholla Al-Mutaqqin yang beralamat di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam.
2. TUJUAN
• Sebagai tempat untuk melakukan ibadah terutama sholat berjamaah secara rutin agar kualitas sholat dapat terjaga dan meningkat.
• Sarana untuk pencerahan dan pendidikan Agama Islam secara nonformal, misalnya pengajian keluarga muslim, dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) bagi generasi muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
• Sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi khususnya antar warga muslim dan warga lainnya.
3. SASARAN
• Seluruh warga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
• Generasi anak Islam dan generasi muda Islam Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
4. NAMA MUSHOLLA DAN LOKASI
Sesuai dengan hasil musyawarah warga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam maka musholla yang akan didirikan diberi nama Musholla Al – Muttaqin. Nama tersebut bertujuan agar semua jamaah yang datang ke musholla selalu bertaqwa kepada Alloh SWT dan memperoleh pertolongan dari Alloh SWT dalam segala hal. Musholla dibangun dengan ukuran 11 x 20 M2 di lahan fasos/fasum Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Pembangunan sudah dimulai sejak sejak hari Minggu / Ahad tanggal 25 Juli 2010.
FKMM (Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Medio Raya)
Sekretariat : Perum. Medio Raya Blok B2 No.03 RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia
Hp +6281270516575 Fax +62778 - 391515
STRUKTUR PANITIA PEMBANGUNAN MUSHOLLA AL – MUTAQQIN KOMPLEK PERUMAHAN MEDIO RAYA – TEMBESI – TRANS BARELANG – KOTA BATAM
PELINDUNG
• Bp. Nano Swarda (Lurah Tembesi, Kecamatan Sagulung – Kota Batam)
• Bp. Yasmin Toulipan (Ketua RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam)
KETUA : Bp. Hanif Tarmizi
SEKRETARIS : Bp. Heri Kusyanto
BENDAHARA : Bp. Hardin
SEKSI-SEKSI:
1. SEKSI PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN
Koordinator : Bp. Imam Santoso
Anggota :
1) Bp. Heru Usi S.
2) Bp. Nova Solihin
3) Bp. Sriyono
4) Bp. Bayu
5) Bp. Jamal Siregar
2. SEKSI HUMAS
Koordinator : Bp. Hari
Anggota :
1) Bp. Fery
2) Bp. Agus
3) Bp. Roni
4) Bp. P. Vini
3. SEKSI PERLENGKAPAN
Koordinator : Bp. Renali
Anggota :
1) Bp. Andi
2) Bp. Bagus Devtri
3) Bp. Zein
4. SEKSI DAKWAH
Koordinator : Bp. Ust. Ismu Muthorik
Anggota
1) Ibu Umi Nabil
2) Ibu Wiji Lestari
6. RENCANA ANGGARAN BIAYA PEMBANGUNAN MUSHOLLA
Pembangunan Musholla Al–Mutaqin membutuhkan biaya total sebesar Rp. 258.473.387,00 (Dua ratus lima puluh delapan juta empat ratus tujuh puluh tiga ribu tiga ratus delapan puluh tujuh rupiah).
7. SUMBER DANA
Sumber dana berasal dari swadaya Warga Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam, dan Hamba Alloh lain yang ingin menyisihkan sebagian hartanya.
Bagi pihak yang ingin beramal, Infaq, shodaqoh, wakaf dan amal jariyyah ataupun dalam bentuk lain dapat menghubungi salah satu panitia sebagai berikut:
Hp. +6285274009834 (Bp. Hanif Tarmizi – Ketua FKMM)
Hp. +6282169126675 (Bp. Hardin – Bendahara FKMM)
Hp. +6281270516575 (Bp. Heri Kusyanto – Sekretaris FKMM)
Hp. +6281377744845 (Bp. Ust.Ismu Muthorik – Seksi Dakwah FKMM)
Hp. +6282169880621 (Bp. Imam Santoso – Seksi Perencanaan & Pembangunan FKMM)
Atau bisa datang langsung ke sekretariat FKMM (Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Medio Raya) di Musholla Al-Muttaqin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia
8. VISI DAN MISI
Visi
• Mewujudkan Masjid / Musholla sebagai Pusat peningkatan keimanan dan nilai-nilai Islami serta Pencerahan Intelektual bagi umat Islam
Misi
• Menjadikan Masjid / Musholla sebagai konsep dan trend masjid masa depan
• Meningkatkan kualitas umat secara terpadu baik dalam hubungannya di masyarakat maupun dengan Allah SWT
• Wahana pemberdayaan sumber daya umat yang berahlak karim dan meningkatkan kesejahteraan umat
9. PEMBANGUNAN MUSHOLLA YANG SUDAH BERJALAN SAAT INI
Saat ini pembangunan Musholla Al-Mutaqqin sudah mulai berjalan yang dikerjakan secara bergotong-royong dan dimulai sejak hari Minggu / Ahad tanggal 25 Juli 2010 dengan rencana pembangunan sementara hanya menggunakan tanah seluas 6 X 6 M2 dari luas tanah 11 x 20 M2 yang tersedia, yang untuk sementara waktu masih dibangun semi permanen karena keterbatasan dana swadaya masyarakat yang berhasil dikumpulkan oleh panitia pembangunan.
Untuk sambungan instalasi listrik dari PT. PLN Batam dan sambungan instalasi air bersih dari PT. ATB (Adhya Tirta Batam) sampai saat ini pun belum sanggup untuk dipasang karena keterbatasan dana yang ada. Tentunya pihak panitia / pengurus sangat mengharap adanya pribadi-pribadi ataupun instansi terkait yang peduli akan hal ini, sehingga bisa turut serta membantu agar realisasi sambungan instalasi listrik dan air di Musholla Al-Mutaqqin Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dapat segera terwujud.
Sedangkan untuk rencana pembangunan kelengkapan musholla berupa sarana perpustakaan, TPA (Taman Pendidikan Al Qur’an), perangkat sound system, karpet, lantai keramik dan penanaman pokok pohon buah serta pembangunan batu miring untuk menghindari longsor belum bisa terlaksana karena keterbatasan dana yang ada.
Perlu diterangkan bahwa, lokasi musholla yang disediakan oleh pihak pengembang berada di atas lereng bukit dengan bagian tepinya berupa jurang yang sangat dalam dengan tanah hasil timbunan yang rawan longsor. Untuk menghindari longsor dan bahaya bagi anak-anak saat bermain dan belajar di musholla sangat diperlukan pembangunan batu miring dan penanaman sekitar 400 batang pohon buah, dengan harapan selain untuk menahan agar tanah tidak longsor – pada saatnya pohon tersebut berbuah nanti akan memiliki nilai ekonomis tersendiri yang bisa digunakan untuk biaya operasional musholla secara mandiri. Kami sangat mengharapkan bantuan dari masyarakat dan / atau instansi terkait untuk pembangunan batu miring dan penanaman sekitar 400 pokok bibit buah, seperti buah mangga, jambu air, jambu batu, belimbing, rambutan, durian, sukun, cempedak, dll.
8. PENUTUP
Demikian proposal pembangunan Musholla ini disampaikan dengan harapan semoga terwujudnya Musholla Al-Mutaqqin dapat menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh SWT bagi umat Islam, khususnya bagi warga muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan masyarakat sekitarnya. Peran dan partisipasi dari semua pihak sangat di harapkan agar rencana dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar. Akhirnya, semoga amal ibadah kita dapat diterima Alloh SWT. Amien.
Dengan mengharapkan Karunia dan Rahmat ALLAH SWT., serta bertawasul kepada sang Nabi Penutup, Rasulullah SAW., beserta ahli baitnya As., Kami mengetuk hati para Dermawan Muslimin dan Muslimat, untuk turut membantu meringankan beban Pembiayaan Pembangunan Musholla tersebut.
Semoga kemurahan hati para Dermawan mendapat balasan Pahala yang berlipat
dari ALLAH SWT., Amin Yaa Robbal ' Alamin
Terima kasih Jazakumullahu khairon katsiro.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Ada Beberapa Hal Yang Perlu Kita Ketahui Agar Kita Selalu Semangat Ibadah :
1. Masjid adalah Baitullah atau Rumah Allah (QS An-Nur:36)
Allahpun berfirman "RumahKu dimuka bumi adalah masjid, para kekasihKu adalah mereka yang memakmurkan rumahKu.Barangsiapa yang ingin berjumpa denganKu hendaklah ia datang ke rumahKu,sungguh wajib bagi tuan rumah menghormati para tamunya."(hadis Qudsi)
Karena itulah Adzan bukan panggilan muazin, tapi panggilan Allah Kekasih untuk para kekasihNya.
2. Masjid rumah Rasulullah SAW
Ketika beliau sakit menjelang akhir hayat beliau, tatkala mendengar adzan Bilal, beliau berkata kepada Saidah Aisyah RA,antarkan aku ke rumahku! Saidah Aisyah keheranan dan seraya bertanya "Bukankah ini rumah engkau wahai kekasih Allah?" Rasulullah menjawab,"Tidak rumahku adalah masjid."
Kesempatan lainpun beliau bersabda :"Seandainya umatku mengetahui keutamaan shalat berjamaah di masjid ,merangkakpun mereka tetap shalat berjamaah dimasjid(muttafaqun 'alaiha)
3. Masjid rumah malaikat-malaikat Allah
Istana saja ada penjaganya apalagi masjid, para malaikat iu mendoakan dan mengaminkan doa mereka yang memakmurkan masjid(HR Ahmad).
4. Masjid adalah rumah orang-orang mukmin
Setiap makhluk ada rumahnya,dan rumah orang beriman adalah masjid. Simak dengan keimanan surat At-Taubah ayat 18 : "Sesungguhnya hanya hamba Allah yang benar-benar beriman kepada Allah dan benar-benar beriman kepada hari akhirat, merekalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah."
(sumber:Majelisazzikra.org)
ALLAH SWT. dan Rasul-nya Muhammad SAW. Memerintahkan Umat Islam di manapun mereka berada agar membangun masjid. Alangkah indah dan bahagianya umat Islam apabila memiliki sarana peribadatan yang memadai keberadaannya.
"Barang siapa berangkat ke atau pulang dari masjid, niscaya Allah menyediakan tempat kediaman di surga setiap ia berangkat atau pulang." (HR. Bukhari dan Muslim).
"Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (masjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu Shalat di dalamnya terdapat orang-orang yang membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih." (QS. At - Taubah (9): 108)
"Hanya mereka yang memakmurkan masjid-masjjd Allah-lah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian,serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. At-Taubah. 9: 18)
"Dan sesungguhnya masjid-masjid adalah milik Allah, maka janganlah engkau menyembah seseorang pun di dalamnya disamping (menyembah) Allah" (QS. Al-Jin: 18)
“Barangsiapa mendirikan karena Allah sesuatu Masjid, niscaya Allah mendirikan untuknya seperti yang ia telah dirikan itu, di dalam Surga”. (HR. Bukhori dan Muslim)
“Tidaklah dunia bila dibandingkan dengan akhirat kecuali hanya semisal salah seorang dari kalian memasukkan sebuah jarinya ke dalam lautan. Maka hendaklah ia melihat apa yang dibawa oleh jari tersebut ketika diangkat?” (HR. Muslim no. 7126)
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai.
[Ali Imran, 3:92]
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al Baqarah : 261)
"Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma´ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar."(QS. An-Nisaa': 114)
Menurut Imam al-Suyuti (911 H), bila semua hadis mengenai amal yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia dikumpulkan, semuanya berjumlah 10 amal, yaitu:
1. ilmu yang bermanfaat,
2. doa anak shaleh,
3. sedekah jariyah (wakaf),
4. menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan,
5. mewakafkan buku, kitab atau Alquran,
6. berjuang dan membela Tanah Air,
7. membuat sumur,
8. membuat irigasi,
9. membangun tempat penginapan bagi para musafir,
10. membangun tempat ibadah dan belajar.
Kesepuluh hal di atas menjadi amal yang pahalanya terus mengalir, karena orang yang masih hidup akan terus mengambil manfaat dari ke-10 hal tersebut. Manfaat yang dirasakan orang yang masih hidup inilah yang menyebabkannya terus mendapatkan pahala walau ia sudah meninggal dunia. Dari pemaparan di atas, sudah seharusnya kita berusaha mengamalkan 10 hal tersebut atau paling tidak mengamalkan salah satunya, agar kita mendapatkan tambahan pahala di akhirat kelak, sehingga timbangan amal kebaikan kita lebih berat dari pada timbangan amal buruk.
Allah SWT berfirman, ”Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barang siapa berat timbangan kebaikannya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS al-A’raf [7]: 8).
Allah SWT. berfirman: ‘’Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat.’’ (Al-Baqarah: 110)
Ibnu Abbas r.a. berkata: “Abu Sufyan pernah memberitahukan sesuatu kepadaku dengan menyebutkan hadits Nabi SAW, yang artinya: ‘’Beliau memerintahkan kami mengerjakan shalat, membayar zakat, bersilaturrahmi, dan menjaga kesucian diri.’’(HR. Bukhari)
Dari Ibnu Abbas ia berkata bahwa Nabi pernah mengirim Mu’adz ke Yaman seraya berpesan: ‘’Ajaklah mereka bersaksi, bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan sesungguhnya aku (Muhammad) adalah Rasul-Nya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka lima perintah shalat pada setiap harinya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah mewajibkan mereka untuk membayar zakat pada harta mereka yang diambil dari harta orang-orang kaya diantara mereka dan diserahkan kepada orang-orang miskin diantara mereka.’’ (HR. Bukhari dan An-Nasa’i)
Ya Allah baguskan agamaku karena ia menjadi peganganku.Baguskan duniaku karena disitulah kehidupanku, & baguskan akhiratku karena ia itu tempat aku kembali. Jadikan kehidupanku ini sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal soleh dan jadikanlah kematianku sebagai tempat istirahat dari semua keburukan. (HR. Muslim) SOLEH kan Kami Ya Allah, krn dg SOLEH KAMI mampu meraup BERKAH & NIKMAT NYA HIDUP...Semoga berbahagia






























musala, mushalla, musola, Moslem, tembesi, pembangunan, mesjid, amal ibadah, sumbangan, Waqaf, mushola, muallaf, ustadz, ustadzah, kyai, bimbingan, agama, dien, muslimah, annisa, kiblat, pengajian, halaqoh, ta’aruf, doa, mustajab, social, sosial, asia, asian, brain, himpunan, forum, penggemar, persaudaraan, ukhuwah, islamiyah, hafiz, al-Qur’an, Hadits, malaikat, tuhan, angel, god, penghijauan, global, warming, pemanasan, melayu, malay, orang, wong, jowo, jawa, keturunan, asli, tobat, taubat, ikhtiar, usaha, rumah ibadah, tempat ibadah, pray, prayer, merdeka, freedom, top, jempol, jempoler, suka, keislaman, silaturahmi, forum, kajian, tafsir, arab, Arabic, asia, asian, Singapore, singapura, Malaysia, Malaysian, malay, melayu, Singaporean, muslimah, sorban, impian, mimpi, cita-cita, angan-angan, ustadz, ustadzah, waralaba, franchise, untung, rugi, bisnis, dermawan, hartawan, murah hati, rakyat, masyarakat, halal, batam, mosque, musholla, langgar, surau, masjid, zakat, infak, infaq, shodaqoh, sedekah, mushala, muslim, Islam, barelang, kepri, kepulauan riau, wakaf, amal jariyah, Mesjid, bansos, bantuan sosial, fitri, fitrah, kurban, qurban, Idhul Adha, Idhul Fitri, Fitrah,
Wallahu a’lam bishawab (Allah yang Maha Tahu akan kebenarannya)
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui."
(Al-Baqarah : 216)
Semoga bisa mengambil hikmah-Nya. Aamiin.
Salam SUKSES by :
islam, muslim, Moslem, Indonesia, penyebaran agama islam, sejarah islam Indonesia, dakwah, muallaf, masjid, mosque, musholla, partai politik islam, organisasi islam, umat islam, pendidikan islam, nabi Muhammad, sahabat nabi, rukun islam, rukun iman, masjid batam, musholla batam,
Label:
amal jariyah,
bantuan sosial,
barelang,
batam,
fitrah,
infaq,
Islam,
kepri,
kepulauan riau,
masjid,
Mesjid,
mosque,
mushala,
musholla,
muslim,
qurban,
sedekah,
shodaqoh,
wakaf,
zakat
Langganan:
Postingan (Atom)
















